Desain Rumah

Rumah Split Level, Solusi Inspiratif untuk Lahan Berkontur

Tim Architechs.id2 menit baca
Rumah split level modern di lahan miring dengan bagian belakang dua lantai

Rumah split level membagi lantai hunian ke beberapa ketinggian, umumnya dengan selisih setengah lantai. Tangga pendek menghubungkan setiap level, sehingga ruang mengalir tanpa sekat masif. Konsep ini sering hadir di lahan miring, namun lahan datar pun bisa memakainya.

Mengapa Rumah Split Level Cocok untuk Lahan Miring

Lahan miring memiliki garis kontur yang rapat, sehingga meratakan tanah membutuhkan pekerjaan besar. Split level justru mengikuti kemiringan itu (Archify). Hasilnya, bagian depan rumah bisa tampak satu lantai, sementara bagian belakang menjadi dua lantai.

Selain itu, beda ketinggian lantai membantu memisahkan fungsi ruang tanpa dinding penuh. Misalnya, ruang keluarga bisa berada setengah lantai di bawah dapur dan ruang makan. Bahkan, level paling bawah dapat berfungsi sebagai semibasemen untuk garasi atau gudang.

(Baca juga: Rumah Tropis)

Kekurangan yang Perlu Dipertimbangkan

Namun, rumah split level memiliki lebih banyak anak tangga dibanding rumah biasa. Kondisi ini bisa menyulitkan lansia, anak kecil, maupun anggota keluarga dengan keterbatasan gerak (Medcom). Memindahkan lemari atau sofa besar antar level juga butuh perencanaan.

Oleh karena itu, letakkan kamar lansia di level yang paling dekat dengan pintu masuk. Pegangan tangga yang kokoh dan anak tangga yang landai juga membantu keamanan sehari-hari. Struktur dan tangga tambahan pun memengaruhi anggaran, jadi hitung sejak awal.

Tangga setengah lantai yang menghubungkan ruang keluarga dan dapur pada rumah split level
Tangga setengah lantai memisahkan fungsi ruang tanpa dinding penuh.

(Baca juga: Biaya Bangun Rumah 2026 Naik, Begini Cara Menyusun Anggaran)

Merencanakan Split Level Bersama Arsitek

Perencanaan berawal dari pengukuran kontur lahan dan gambar potongan bangunan. Dari sana, arsitek menentukan selisih tinggi tiap level, posisi tangga, dan arah aliran air hujan. Gambar detail engineering design (DED) kemudian menjadi acuan teknis bagi pelaksana. Detail ini penting karena setiap selisih level memengaruhi struktur, tangga, dan sambungan atap.

Visualisasi 3D juga membantu Anda membayangkan alur gerak antar level sebelum pembangunan berjalan. Dengan demikian, keputusan desain lebih matang dan perubahan di lapangan bisa ditekan.

(Baca juga: Perkenalan Architechs.id, Jasa Arsitek Rumah Bergaya Modern)

Rumah split level menawarkan cara inspiratif untuk mengolah lahan yang menantang. Setiap keluarga punya kebiasaan berbeda, sehingga desain perlu mengikuti cara penghuni bergerak di dalam rumah. Untuk contoh hunian yang inspiratif, kunjungi Rumah Inspiratif atau diskusikan rencana Anda lewat halaman Konsultasi Desain.

Diskusikan Rencana Hunian Anda

Ceritakan kebutuhan rumah atau bangunan Anda, lalu tim arsitek kami membantu menyusun langkah awalnya.

Konsultasi Desain